«

»

Sep 01

Talkshow Akademik FORSIA

Ketua Al-Qalam, Drs. Masril, M.Si sedang memberikan kata sambutan

FORSIA menggelar Talkshow akademik 2013, (Ahad, 1/9dengan mengangkat tema : Merancang Langkah menjadi Mahasiswa Berprestasi Akademik Tinggi.
Kegiatan dilaksanakan dari pagi hingga sore dengan mengangkat beragam tema akademik. Acara dibuka secara resmi oleh Pembina FORSIA/ketua Al-Qalam, bapak Drs.Masril, M.Si.

Pembukaan dan Materi I, tampak peserta putri

Pembicara pertama disampaikan oleh Ustaz  H. Syafruddin Halimi, Lc, MA (dosen IAIN Imam Bonjol Padang), mengangkat tema Urgensi Ilmu dan Menjadi Ilmuwan dalam Islam. Materi ini memberikan wawasan luas kepada peserta betapa sempurnanya agama Islam dan tingginya perhargaan agama terhadap orang yang menuntut ilmu.

Pembicara kedua adalah Bapak Miftahul Khair, S.Si, M.Sc (dosen program ISTE FMIPA) yang menyorot bagaimana urgensi bahasa Inggris untuk kesuksesan studi bahkan karir paska studi. Pembicara juga menyinggung adanya program yang sangat bagus dalam hal pemantapan penguasaan Bahasa Inggris, yakni program ISTE yang kini menjadi program bilingual di FMIPA.

Pembicara ketiga adalah Bapak Dr. Abdur Razak, M.Si (dosen Jurusan Biologi, koordinator seksi dakwah Al-Qalam0. Beliau memahamkan peserta bagaimana suplemen akademik dalam segala aspeknya menjadikan perkuliahan menjadi optimal dan terencana.

Untuk menjadikan peserta menemukan contoh riil mahasiswa yang berprestasi studi, FORSIA mempanelkan para pengurus LDK dan alumni FORSIA yang mencatatkan prestasi akademik tinggi di UNP. Diantaranya adalah Ciptro yang merupakan mahasiswa berprestasi UNP sekaligus peserta Pertukaran Pemuda ke Korea yang diselenggarakan oleh Dispora Sumbar. Juga hadir Doni Rifardo, alumni FORSIA yang mendapatkan beasiswa unggulan ke ITB dan Dual Degree ke Prancis. Kemudian Rahmad Hidayat finalis Olimpiade Fisika Nasional dan Reva technopreneurship Nasional. Mereka membagi pengalaman bagaimana ketika menjadi aktifis dakwah juga hendaknya memiliki prestasi akademik tinggi.

Acara ditutup dengan Test TOEFL untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang kemampuan bahasa Inggris mereka dan tindak  lanjut yang bisa dirancang dalam rangka penyiapan bahasa Inggris.

Minimnya publikasi menjadikan penyesalan bagi peserta, sehingga temannya yang lain tidak bisa ikut, walau dari segi panitia FORSIA jumlah sekitar 70 peserta dari mahasiswa baru adalah jumlah yang termasuk spektakuler.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Email
  • RSS
  • Blogger
  • MySpace
  • Tumblr
  • Google Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Email
Print
WP Socializer Aakash Web