«

»

Jul 25

Testimoni Awardee LPDP

Pengantar Redaksi : Berikut adalah testimoni pengalaman Sdr. Rahmi Mudia Alti, S.Pd sebagai awardee Beasiswa S2 LPDP berdasar request redaksi Al-Qalam untuk bisa berbagi kepada Adik-adik angkatan ybs di FMIPA UNP, sehingga mahasiswa FMIPA bisa mengambil motivasi dan menyusul langkah ybs. Selamat menikmati …

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh :D

Bismillahirrahmaanirrahiim

Dengan nama Allah dari awal sampai penghabisan

‘’Maka nikmat Tuhan Tuhanmu yang mana kah yang kamu dustakan?’’

Kakak awali dengan kalimat ini

Kebahagiaan itu subjektif,

Karena menurut seseorang terkasih,

Urusan orang mukmin itu sungguh mengagumkan,

Karena seluruh urusannya mengandung kebaikan

Ketika ia memperoleh kebahagiaan, ia bersyukur

Ketika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar

Dan ketika ia berjuang, ia menikmatinya

Ya..kali ini tentang perjuangan..tentang kekuatan sugesti mimpi (meminjam istilah di vidio danang prabowo)

Di tengah deg-degannya kakak menunggu hasil wawancara, sore ini (23-07-2014) di umumkan hasil wawancara beasiswa di web resmi LPDP alhamdulillah ada nama kakak di sana.

Adik2 udah pernah dengar LPDP kah?

LPDP itu Lembaga Pengelola Dana Pendidikan merupakan lembaga yang berada di bawah Kemenkeu RI. LPDP memberikan peluang bagi anak bangsa terpilih untuk menjadi awardee (penerima beasiswa) setelah melewati rangkaian proses seleksi yang cukup ketat.

Ada beberapa pilihan beasiswa yang diberikan oleh LPDP, seperti: Beasiswa Magister/ Doctor dalam dan luar negeri (kakak lulus yang jenis ini, Gita Gutawa juga, hehe cuma g ketemu pas wawancara), Beasiswa Afirmasi 3T (Tertinggal, terluar, terpencil dkk), Presidential Scholarship (Raeni yang IPK nya nyaris sempurna itu lulus tahap ini), Beasiswa Thesis dan Disertasi, dan  Beasiswa spesialis kedokteran. Masing2 beasiswa punya certain requirements umumnya seluruh beasiswa menetapkan nilai TOEFL tertentu. Untuk TOEFL ini bisa di pakai TOEFL ITP ataupun IBT

Generally, Tahap2 LPDP schoolarship ini di bagi menjadi 3:

  1. Tahap administrasi

Tahap adiministrasi ini online semua. Kita tinggal upload berkas2 yang diminta: Transkrip nilai S1, Ijazah, KTP, essay (kemaren judulnya Peranku Untuk Indonesia, dan Sukses Terbesar dalam Hidupku), Surat Pernyataan Tidak sedang dan tidak akan menerima bantuan beasiswa Magister dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri; Berkelakuan baik dan tidak pernah melakukan tindak pidana; Sanggup mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara setelah menyelesaikan studi; Sanggup menyelesaikan studi Magister sesuai dengan waktu yang tentukan  (tenang, formatnya udah ada :D ), Surat Rekomendasi, dan sertifikat toefl, LoA ( Letter of Acceptance) ; bagi yang ambil magister luar negeri.

 

  1. Tahap wawancara dan Leader Group Discussion (LGD)

Ini tahap paling mendebarkan, kita berhadapan sama 3 orang pewawancara (1 psikolog, 2 dosen) kita di tanya tentang apa yang akan kita lakukan setelah tamat, dan keabsahan dokumen yang kita kirim, selain itu mereka juga menggali potensi dan juga karakter/ kepribadian kita (ini kerjaannya psikolog) tempatnya ada di Medan, makassar, Jakarta, Jogja. Kalau kemaren kakak dapatnya di Jakarta di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Rame yang ikut wawancara,,ngantrii. Seluruh calon awardee yang lulus administrasi di panggil utnuk wawancara. Untuk LGD kita di bagi menjadi kelompok2. 1 kelompok 10 orang, kita di kasih topik macam2 ; minerba (mineral dan batu bara), kurikulum 2013, pemimpin imajinatif (kakak dapat yang ini), pokoknya yang lagi hits di dunia pendidikan indonesia lah.

 

  1. Tahap Latihan Kepemimpinan

Ada 11 hari kalau kk g salah (soalnya belum pernah juga)

 

Nah, ini kan tentang beasiswa..yang ITB nya gimanakah?

LPDP me list beberapa universitas di dalam dan luar negeri yang bisa kita pilih, dan sepertinya peluang ke luar negeri sesungguhnya lebih besar. Ada 200 luar negeri dan 15 atau 20 yang dalam negeri, dan g semua jurusan yang di buka..

Kakak lebih dahulu mengurus kelulusan di ITB. Untuk administrasi kita ngirim berkas2 yang diminta (ijazah dkk) Untuk ITB sendiri ada 3 test yang harus dilalui : TPA (Syarat TPA 475, ELPT ITB 77 (kakak makai TOEFL ini untuk ngurus beasiswa) kakak recommended kalau untuk TOEFL pakai ELPT ITB aja, karena tingkat soalnya lebih mudah jika dibandingkan TOEFL ITP atau pun IBT. Tes materi juga (soal materi nya sekelas sama soal2 semifinal ONMIPA PT lah..hehe)  ELPT ITB adalah test TOEFL yang diselenggarakan oleh Pusat bahasa ITBsetelah ketauan lulus di ITB baru kakak ngurus beasiswa LPDP. Optional sich sebenarnya, boleh lulus dulu baru ngurus beasiswa, atau ngurus beasiswa dulu baru nyari kampus tujuan) yang penting ini beasiswa g boleh On going, maksudnya setelah kuliah sekian lama baru ngurus beasiswa, g boleh ya.

Kalau lah cerita ini belum lengkap kunjungi juga laman berikut

https://www.facebook.com/notes/septiadhi-wirawan/tips-dan-info-beasiswa-lpdp/10151859124781371

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Email
  • RSS
  • Blogger
  • MySpace
  • Tumblr
  • Google Plus
Email
Print
WP Socializer Aakash Web